mendekatkan yang jauh, kadang membiaskan yang dekat


Galau…curhat di twitter….temen-temenya tau

Putus cinta…rubah status dan berdoa di Facebook….temen-temennya tau

liat yang lucu-lucu, upload foto di instagram…temen-temenya tau.

Social media memudahkan kita berbagi informasi, berbagi pendapat, berbagi cerita, dan berbagi hati.   Bahkan banyak diantara kita yang lebih mengenal temen di socmed daripada tetangga yang tinggal hanya beberapa meter dari rumahnya.  Temen pesbuknya lagi ngupil, kita tau saat dia update status isinya…’waaahhh…upilnya unyu”, tapi tetangga sebelah naik haji kita gak tau.  Ironis? iya…tapi itulah kenyatannya…

Dulu kalo ada kejahatan di wilayah tertentu, ato ada yang bunuh diri, Polisi akan mengintrogasi tetangga ato temen deket si korban/tersangka, sekarang prosedur tersebut bisa kurang relevan lagi apabila tidak diimbangi ama introgasi hubungan dia dengan teman-temannya di social media.

social media itu unik…kita bisa jadi diri sendiri atau orang lain sesuka kita. Kita tinggal bikin klonengan dan kita bisa jadi siapapun. menarik, kan?   Sayang terkadang kita menjadikan social media alat buat “menelanjangi” diri kita sendiri

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s