Suasana dan Bangunan UPI Dulu dan Saat Ini


Universitas Pendidikan Indonesia, yang terletak di Jl Dr. Setiabudi No 229 punya banyak kenangan buat saya.  Dulu…saat awal menginjakan kaki disni, saya langsung kebelet dan numpang BAB di WC Al-Furqon sebelum registrasi ke BAAK.  Dengan berat hati saya mengatakan bahwa WC Al-Furqon adalah tempat pertama kali saya menghabiskan waktu di kampus ini.   Dengan kampus yang rindang mirip hutan kota, enak banget bisa jalan-jalan di dalam UPI.

Walaupun penuh dengan bangunan tua, entah kenapa saya nyaman disana.

Seperti Pentagon misalnya, gedung ini punya sejarah tersendiri buat saya.  Dulu, sebelum gedung ini dihancurkan, saya pernah kuliah di gedung ini beberapa semester. So beuatiful memories 😀

Dengan ciri khas wc yang sering macet, keramik yang belang karena uda pada lepas, dan sampai ada tanaman merambat yang tumbuh di dinding karena lembabnya, gedung ini tetep saja jadi tempat strategis buat nongkrong, khususnya sore atau jam pulang kuliah, hahahha…

Gedung sejarah tempat strategis buat ngeceng

Sekarang…fungsi gedung ini sebagai tempat kuliah Fakultas Bahasa dan Seni jadi berpindah kesini

FPBS baru

Memang sih, secara fasilitas lebih bagus dan lebih menunjang bagi kegiatan perkuliahan, tapi kenangan tidak bisa terlupakan, biar bagaimanapun juga, banyak cerita tercipta di UPI yang dulu 😀

Al-Furqon dulu. Pict from http://www.islamiccenter.upi.edu

Gambar diatas merupakan Masjid Al Furqon dulu…tetep sejuk, ditengahnya ada padang rumput, dan dikelilingi oleh selasar dan sering jadi tempat mangkal tukang baso cuangki, cireng,  dan siomay.

Sekarang, masjid ini berubah jadi megah dan gede banget

Al-Furqon Dengan tampilan baru

Selain itu, sekarang banyak juga gedung-gedung baru berdiri sebagai usaha pembaharuan kampus atau guna menampung jumlah mahasiswa UPI yang semakin banyak dari hari ke hari.  Akibatnya, banyak gedung tua dan lahan kosong serta pepohonan yang jadi korban.  Di satu sisi itu bagus guna memajukan kampus itu sendiri, tapi disisi lain, berasa gak ridho aja kalau ada gedung-gedung yang punya sejarah juga ikut dimusnahkan.

FPTK (fakultas Teknik baru)

FPIPS baru..

Gedung FPIPS diatas misalnya..dulunya cuma lahan kosong dan ditumbuhi rumput-rumput liar, ada juga sih reruntuhan bekas bangunan tua yang entah dari tahun berapa….tapi kini, kondisinya berubah menjadi bangunan bagus dan juga parkirannya semakin penuh sama mahasiswa yang juga semakin banyak.  Ada harga yang harus dibayar untuk sebuah perubahan 😀

Dan masih banyak gedung-gedung lain yang dulu gak ada, kini berdiri dengan megahnya sebagai upaya untuk menjadi kampus yang katanya Ilmiah, edukatif, dan Religius. (eh, kalo di Bhs Indonesia, religius teh pake “G” ato pake “J” sih?) 😛

Kangen maen futsal di teater terbuka, kangen nongkrong di pentagon, main badminton di gedor, makan cuangki di selasar Al-Furqon yang dulu masih jadi area bebas berdagang.

Advertisements

4 comments on “Suasana dan Bangunan UPI Dulu dan Saat Ini

  1. Saya juga kangen sama Pentagon,Mon.
    Kangen duduk didepan abis kuliah & nunggu kelas berikutnya…
    Kangen janjian ketemu sama orang disana ato nunggu dijemput…
    Kangen ngerjain HIMA stuff sampe malem…
    Kangen bikin mading sama anak2 EPH sampe weekend aja dijabanin…
    Ah,banyak lah. 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s