Demokrasi Beragama Yang Seperti Pilihan Ganda


Setiap warga negara Indonesia wajib beragama.

Kira2 itu  kalo gak salah yang ada dalam Undang2…..

Kenapa wajib? karena kalo tidak gak akan diakui warga negara.

Hasilnya…setiap warga negara Indonesia emang beragama, Seenggaknya di KTP tertulis dengan indah agamanya.

Lantas kalo setiap warga negara wajib beragama dan punya agama, kejahatan kok makin marak saja?

Liat tayangan Buser ato Sergap, tayang tiap hari dan beritanya gak abis2.

Pengen deh sekali2 saya denger redaksi Buser ngomong gini ” maaf pemirsa, kami kehabisan berita, gak ada kejahatan akhir2 ini..semua pada tobat di masjid ato Gereja dan kami akan ganti tayangan saja”

Kenapa demikian….karena WAJIB beragama sangat berbeda dengan KESADARAN beragama.

dan selain wajib, warga negara Indonesia hanya dihadapkan pada 5 pilihan agama, kayak soal UTS yang bisa ngitung kancing.

Kalo semua orang di negeri ini (ternasuk saya) memahami agama bukan hanya untuk hiasan KTP semata, melainkan juga sadar dari hati bahwa itu adalah pedoman, Gayus gak akan setenar sekarang, mungkin wig nya gak akan ngetrend di mangga dua.

Tapi toh kata temen saya gayus malah lebih mirip Tukul daripada Afgan walopun dia pake kacamata oakley.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s